RSS

[THE SERIES] DON’T CALL ME OPPA – Epilog

09 May

Aku menatapnya yang sedang tertawa itu sambil tersenyum. Terlihat jelas sekali kini, betapa segala beban yang ditanggungnya seminggu ini telah menghilang. Tawanya lepas, kelegaan terpancar di wajahnya sejak ia melihat kertas hasil tes DNA-nya dengan sang ayah tadi. Dia memang tidak terlalu menunjukkannya, tapi aku tahu pasti kalau ia tentu sangat senang begitu mengetahuinya, ditambah ketika mendengar kalau ayahnya kini juga telah 100% mengakuinya karena hasil itu…

DON’T CALL ME OPPA – Epilog

(Ch. 1; Ch. 2; Ch. 3; Ch. 4; Ch. 5; Ch. 6)

Written by: Lolita Choi (@lolita309)

Starring: Lee Donghae

babyhae as Lee Shinmi


Epilog

RS Universitas Korea

“Annyeonghaseyo!” sapaku pada para karyawan di laboratorium RS ini dengan riang. Di sampingku, Shinmi membungkuk sopan 90 derajat untuk menyalami mereka. Aku nyengir-nyengir, Shinmi hanya tersenyum tenang dan behave. Yah, intinya kami betul-betul berbanding terbalik lah, ‘si rebel’ dan ‘si sopan’. -___-

Tapi alih-alih membalas sapaan kami, para karyawan itu malah langsung menunjukkan muka panik melihat kedatanganku.Oke, sepertinya aku tahu alasan mereka bersikap begitu (aku jelas-jelas kena blacklist kan? Aku sadar kok ._.). Maka demi menenangkan mereka, aku pun langsung memberikan senyuman tertulusku. TIINGG~

“Annyeonghaseyo… Saya Lee Donghae, kakak dr. Park Yora. Saya mohon maaf untuk kelakuan saya yang lalu, kali ini saya datang sebagai pasien kok. Kenalkan ini calon istri saya,” aku menepuk pundak Shinmi yang langsung diikuti bungkukannya lagi. “…kami diminta dr. Yora mengambil hasil tes setengah jam lalu, sudah bisa?” tanyaku, mencoba sebisa mungkin untuk sopan.

Hening. Seluruh karyawan yang ada disana terlihat saling berpandangan, meminta pendapat akankah aku diampuni (?) atau tidak. Aku sekuat tenaga mempertahankan senyum tiga jari-ku, dengan harapan itu dapat meluluhkan hati mereka. Sesekali aku juga mengedipkan sebelah mataku pada beberapa karyawan wanita disana, karena aku yakin itu pasti akan membantu mempercepat keputusan mereka. Benar saja, satu per satu mereka terlihat salting dengan aksiku, dan mulai saling berbisik dan mengangguk-angguk. Dan berhubung karyawan wanita yang lebih banyak disana, itu menjadi keuntungan lebih buatku. Aku bahkan tak peduli para karyawan prianya langsung menatapku dengan pandangan tambah keki, yang penting aku sudah memegang suara mayoritas. Ah~ aku memang selalu senang dengan kenyataan kalau penghuni bumi itu lebih banyak wanitanya… Kkkk~

Tak menunggu lama, aku dan Shinmi pun akhirnya berhasil menggondol hasil tes DNA itu dengan sukses. Kami keluar RS sambil berebutan membukanya duluan, biarpun akhirnya dengan senang hati aku berikan kuasa itu pada Shinmi setelah ia akhirnya mau menjawab dari mana ia belajar bahasa Jepang sehingga bisa membalas perkataanku kemarin (sejak kemarin aku tanya dan dia sok rahasia-rahasiaan gitu soalnya). Dan jawabnya adalah, ternyata si tempat kursusnya di English Village itu ternyata tidak hanya punya paket pelajaran bahasa Inggris tapi ada juga bahasa lain seperti Mandarin dan Jepang. Nah Shinmi, selain bahasa Inggris juga mengambil paket percakapan Jepang. Dan dalam dua hari, ia sudah sebegitu lancarnya seperti kemarin. Untung saja aku sudah berhasil mengajaknya pulang kemarin, kalau tidak, bisa-bisa seselesainya ia dari kursus itu, bahasa Jepangnya bahkan bisa melebihi aku! #PLAKK

“Sudah?” tanya Shinmi begitu aku mendengar penjelasannya.

Aku mengangguk, dan langsung menyerahkan amplop tersegel itu padanya. Shinmi menerimanya sambil tersenyum, sebelum secara perlahan, merobek ujung amplop tersebut dan mengeluarkan selembar kertas dari dalamnya. Aku buru-buru berpindah tempat ke belakang Shinmi demi bisa langsung melihat hasil itu bersama-sama. Dan hasilnya adalah…

***

“Buat apa hasil DNA negatif ini, Donghae-ya?” tanya ayahku seraya meletakkan lagi amplop dan kertas itu di atas meja kerjanya. Kami kini sudah berpindah RS, yaitu RS Seoul Internasional dimana ayahku mengabdi sejak jaman mudanya dahulu sampai sekarang jadi kepala RS ini, demi pamer (?) hasil tes itu pada ayahku. Karena yup, hasil tes DNA terbaruku dan Shinmi ini negatif seperti perkiraan kami…! YEAH! *nge-dance Gee (loh?)*

“Waktu aku minta izin untuk serius dengan Shinmi ini,” aku memandang wajah Shinmi saat mengucapkan itu, “…appa melarang kami karena marga kami yang sama, kan?”

Ayahku melepaskan kacamata bacanya seraya mengangguk-angguk, biarpun tetap tanpa kata. Beliau mirip sekali dengan Sungmin, kebiasaan irit bicaranya itu, makanya sejak awal aku tinggal bersama keluarga Park pun aku tidak kaget lagi dengan ini. Jika ia diam, berarti itulah saatnya kami bicara lebih lanjut.

“Aturan keluarga kita sebetulnya melarang itu untuk menghindari incest, kan? Karena itulah, dengan bantuan Yora, kami berinisiatif untuk melakukan tes DNA, sehingga ada bukti fisik bahwa kami tidaklah berhubungan darah. Dan dengan hasil ini, bisa dikatakan kalau aturan itu telah gugur dengan sendirinya… kan, appa?” simpulku ragu.

Ayahku membolak-balik kertas hasil DNA kami tadi, terlihat berpikir keras. Aku dan Shinmi menunggu sambil harap-harap cemas akan reaksi penentu ‘masa depan kami’ itu. Ya, appa-ku lah ujung tombak kebahagiaan kami kini, karena izin dari orangtua Shinmi sudah berhasil kami kantongi semalam seiring dengan keberhasilanku menemukan dan memulangkan putri tunggal keluarga Lee itu ke habitat (?)-nya. Jantung kami makin berdebar ketika akhirnya ayahku berdeham, tanda beliau akan segera mengumumkan keputusannya.

“Ini hasil dari RS Universitas Korea, maj-a? (betul?)” tanya beliau sambil mengangkat kertas itu. Aku dan Shinmi mengangguk setelah serentak menelan ludah kami, mencoba menghilangkan tensi yang ada. “Kalian memilih RS yang bagus, jadi aku tidak perlu mengujinya lagi. Jadi… kapan kira-kira pertunangan kalian? Seingatku kamu bilang mau seperti Yora dan Siwon, bertunangan terlebih dulu kan, Donghae-ya?”

Sekejap aku dan Shinmi langsung saling melempar pandang tak percaya dan saling berpelukan, menyalurkan kebahagiaan tak terkira kami begitu mendengar pertanyaan tadi. Apa? APA?? Jadi ayahku menyetujui kami?? YAY! Yah, biarpun pelukan kami itu hanya bertahan sebentar sih, karena tak lama ayahku kembali berdeham, mengingatkanku untuk menjaga sikap. Seketika kamipun nyengir dan kembali duduk dengan tenang biarpun senyuman tentu masih sangat terukir di bibir. Eomma, appa di atas sana, aku akan segera bertunangan!!

“Annyeonghikyeseyo, Park uisha-nim (Kami pergi dulu, dr. Park).” Pamit Shinmi seraya membungkuk sebelum meninggalkan ruang kerja ayahku, begitu acara kunjungan kami ini selesai. Di sebelahnya, aku hanya menundukkan kepala dengan sopan, yang langsung disambut anggukan ayahku sebagai jawaban pamit kami. Shinmi sudah melempar senyum hormat terakhirnya sebelum berbalik ketika tiba-tiba suara berat ayahku kembali terdengar, biarpun cukup pelan.

“Uri adeureul, butakhamnida. (Tolong jaga putraku.)”

Dan seketika… Tes. Tes. Tes. Airmataku jatuh satu per satu ke karpet di bawah kami.

“Appa, saranghae!!” kataku sambil memeluknya erat (dan jijay -__-).

“Umm, Donghae-ya…” panggil beliau pelan. Aku mendongak (sambil nyengir, lebih tepatnya). “GEUMAN! (Berhenti!)”

***

2 bulan kemudian

“Aigoo~ jadi keponakan imo (tante) cewek, ya? Tapi ssstt, jangan jadi kayak eomma-mu ya, haraboji-mu memang kaya, tapi appa-mu kan bersikeras mau hidup tanpa embel-embel beliau. Makanya bisa repot kalau ada dua tukang belanja di keluarganya… oke, agi (baby)?”

“Eonni… jangan suka doktrin calon baby-ku yang aneh-aneh, ya.” Omel Yora seketika seraya menjauhkan perutnya yang mulai membesar dari jangkauan kakak kami itu. “Lagian aku juga sudah nggak hobi belanja lagi, kok. Ya kan, jagi?” tanyanya meminta pembelaan dari sang suami.

Siwon memiringkan kepalanya, terlihat bingung, “Eng…”

“Bahkan suamimu pun sampai nggak bisa jawab begitu, Adik… Hobi belanjamu memang sudah berkurang, tapi tetap aja sekalinya belanja kamu masih hobi ke brand-brand langgananmu yang harganya selangit itu.” Goda Ryeoru noona lagi sambil mencubit kedua pipi adik kami itu.

“Nah.” Timpal Siwon seraya menjetikkan jarinya ke arah noona-ku, seakan sangat-amat setuju dengan pernyataan barusan. Seketika kami semua tertawa mendengar ‘perasaan jujur seorang suami’ itu. Padahal Siwon nggak bicara lebih dari satu kata, tapi itu seakan bisa menunjukkan semua perasaannya! *LOL*

“Ada harga ada kualitas, tahu.” Sungut Yora sambil menepis tangan Ryeoru noona dari pipinya. Ia kini mengelus-elus perutnya, “Baby, kalau sudah lahir jangan jadi kayak Auntie Ryeoru ya… Cewek kok nggak ada manis-manisnya. Ya, Teuki oppa?”

“Banget.” Tunjuk kakak ipar kami itu langsung pada Yora, membenarkan pernyataan balas dendamnya… Yang tentu saja langsung dibalas injakan kaki dari ‘noona barbar’ kami. BAKK! “AUWW!! Ryeoru!”

Sekejap kami semua pun tertawa lagi melihat kelakuan kakak adik yang berbeda 180 derajat itu. Dan ketika aku bilang kami semua… itu berarti aku dan seluruh keluarga intiku, dari mulai ayahku dan Sungmin yang super-sibuk, sampai Siwon tadi, yang sebetulnya masih menjalani wamilnya, bahkan Saera, pacar Eunhyuk. Kami semua berkumpul dalam formasi lengkap seperti ini, apa lagi kalau bukan dalam rangka pertunanganku dengan Shinmi. Ya, seperti kesepakatan awal, kami memutuskan bertunangan dulu sebagai simbol pengikat, berhubung kondisi kami (terutama aku) yang belum terlalu siap untuk sebuah pernikahan. Yah, masalah klasik… finansial. Aku masih merasa belum mampu menopang hidup orang lain, di saat aku pun bahkan masih memberatkan kedua orangtuaku. Andai aku tiba-tiba naik pangkat, minimal sebatas Siwon saja, aku bersumpah sesegera mungkin aku pasti menikahi Shinmi. Bahkan bisa jadi, hari ini yang seharusnya cuma pertemuan dua keluarga dalam rangka pertunangan, tiba-tiba berubah jadi pertemuan keluarga dalam rangka membicarakan pernikahan. Serius. (Apa? Mukaku mana pernah terlihat serius?? #PLAKK)

“Hei, sudah-sudah.” Leraiku. “Semuanya, makasih ya sudah mau datang. Terutama appa, Sungmin, Siwon.” Aku mulai lagi dengan kebiasaan terharu berlebihanku, berterima kasih atas kehadiran orang-orang penting dalam hidupku ini, dengan airmata siap tumpah dari pelupuk mata.

“YA, YA, YA~” seketika semua orang, bahkan yang duduk pun langsung berdiri demi mencegah banjir airmata yang lebih mengerikan lagi. Tangisku sekejap berubah jadi tawa melihat upaya serupa mereka. Sepertinya mereka sudah paham sekali dengan sifat cengengku. Melihatku yang sudah kembali tertawa, satu-satu keluargaku pun menghela napas legaa~

“Tapi oppa, kalau aku, justru aku yang mau terimakasih lho. Kalau bukan karena pertunangan oppa ini, Siwon nggak akan pulang lagi dalam waktu sesingkat ini setelah pulangnya terakhir 2 bulan lalu. Jadi, Uncle Donghae, gamsahamnida~” kata Yora seraya tersenyum dan membungkuk di hadapanku.

Aku tersenyum salting sambil garuk-garuk kepala, “Sama-sama, Saeng. Tapi… kok panggilan buat oppa berubah, ya? Seingat oppa dulu waktu kamu baru bilang kalau kamu hamil, kamu ngebahasain oppa dan Hyukie ‘Samcheon’… aniji? (ya kan?)” untuk orang yang ‘kurang jago’ bahasa Inggris kayak oppa, itu beban, lho, Saeng… T.T tambahku, cuma bisa dalam hati tapinya :p

“Ne, maj-a (Iya, betul juga).” Timpal Ryeoru noona lagi. “Aku juga, apa-apaan itu, ‘Auntie Ryeoru’? Aku cinta Daehanminguk, pakai ‘Imo’!”

No, no, no.” respon Yora cepat. “No more imo, samcheon, haraboji, halmeoni, bahkan eomma dan appa. It’s ‘mommy’, ‘daddy’, ‘auntie’, ‘uncle’, ‘grandma’, and ‘grandpa’.” Katanya seraya menunjuk kami semua satu per satu sesuai panggilan yang ia sebutkan. “Aku dan Siwon sudah sepakat mau memulai bilingual untuk baby kami sejak dini, jadi tolong di-support. Alsijyo? (Mengerti?)”

“Eung…” serentak respon satu keluarga kami sambil sok melihat ke arah lain, tanda masih setengah-setengah antara setuju-tidak setuju. Aku sih paling kasihan sama Siwon dalam hal ini, pasti dia betul-betul nggak bisa milih deh. Hahaha,

“Eh, mereka datang, mereka datang!” seru Eunhyuk yang baru saja mengintip dari jendela kamar kami tempat satu keluargaku ini berkumpul. Kamar di rumahku ini memang besar-besar, jadi kalau masih belasan orang saja pasti cukuplah, apalagi anak-anak di keluarga ini memang hobinya main, kumpul, dan mengobrol di kamar, jadi memang dikondisikan seperti itu.

Mendengarnya, satu per satu anggota keluargaku pun keluar untuk menyambut kedatangan Shinmi dan keluarganya. Yah, biarpun aneh karena dalam kasusku malah pihak perempuan yang datang ke pihak laki-laki, tapi ayahku lah yang berkeinginan begitu. Waktu jaman Yora pun, pertunangannya dengan Siwon juga dilakukan disini. Untung keluarganya Shinmi yang jumlahnya memang hanya sedikit juga iya-iya saja, mengingat rumahku yang memang lebih leluasa, katanya. Dan balik lagi ke masa kini, urutan keluar kamarku pun dimulai dari Teuki hyung dan noona yang terdekat dari pintu, appa, Yora-Siwon, Sungmin, Eunhyuk-Saera, baru aku dan eomma. Eomma menggandeng lenganku selama menyusuri tangga putih menuju ke bawah itu, ia tersenyum haru melihat anak-anaknya yang sudah berjalan terlebih dulu di depannya, rata-rata dengan pasangan masing-masing itu.

“Haahh~ satu per satu anak eomma pun menikah…” gumamnya. Aku menoleh sekilas sebelum mempererat rangkulanku padanya, mencoba meyakinkan kalau itu bukanlah penghalang antara kami semua dan keluarga ini. Eomma menatapku seraya tersenyum mengerti. “Nah sekarang pertanyaannya adalah: Siapakah kira-kira selanjutnya? Hm… Sungmin?”

GLEK! Biarpun pelan, tapi aku yakin Sungmin yang berada di depan tidak jauh dari kami pasti bisa mendengar gumaman (bercampur sedikit sentilan) eommaku itu. Tepat di depan kami, Eunhyuk dan Saera cekikikan melihat reaksi Sungmin yang tiba-tiba berhenti di tengah tangga. Terdiam cukup lama, Sungmin pun akhirnya menjawab, “PASS, mending eomma tanya sama yang sudah ada calon dulu, gimana?”

Jawaban pintar dari Sungmin, dan GLEK! kedua untuk pasangan Eunhyuk-Saera yang sudah berhasil melewati Sungmin dan siap melangkahi tangga terakhir. Kini Sungmin yang sibuk menahan tawanya seraya melewati dua orang itu dan PUK! menepuk pundak mereka berdua penuh arti.

“Hm, Hyukjae?” ulang eomma-ku yang sudah mulai mendekati tempat mereka berdiri. Aku menatap Eunhyuk simpati, aku bantu dengan doa, Lee Hyukjae!!

Nyengir garing, Eunhyuk pun akhirnya berbalik untuk menjawab eomma kami, “Masih jauh, eomma. Lihat aja aku pacarannya sama bocah begini sih,” katanya seraya menepuk-nepuk pundak Saera yang dirangkulnya, meminta senyum artifisial dari gadis itu juga.

Saera menjulurkan lidahnya bete, “Siapa yang bocah, siapa?”

“Kamu.” Jawab Eunhyuk sambil menjitak pacarnya selama setahunan itu. Aku dan eomma hanya menggeleng-geleng, sepertinya memang benar mereka masih akan lama menyinggung kata ‘pernikahan’, yang satu umurnya yang masih bocah (kalau dari tahun lahir, Saera baru menginjak angka 20 tahun ini), yang satu lagi, mentalnya masih bocah. Fiuhh~

Drrtt~ Drrtt~

Tiba-tiba ponselku bergetar. Akupun meminta eomma-ku berjalan terlebih dulu untuk ikut menyambut Shinmi dan juga keluarganya sementara aku menerima telepon. Dari kantor.

“Yeoboseyo?”

“Serda Lee Donghae?” tutur suara cempreng di ujung sana. Suara komandanku, Komandan Jo. Jelas sekali… -__-

“Ne, maj-ayo. Musun iriyeyo (ada apa), Komandan?”

“Yah… aku sebetulnya malas mengatakan ini, melihat track record-mu yang kalau nggak melamun, lebih banyak tebar pesona sama polwan-polwan kantor, tapi sepertinya markas besar melihatnya lain… Yah, selamat. Masa transisi tentara menjadi polisi-mu sudah berakhir, kamu naik pangkat menjadi Iptu (Inspektur satu), satu tingkat diatas fresh graduate sarjana dari Akademi Kepolisian disini.”

APAAAA?? Aku naik tingkat menjadi inspektur? Inspektur satu, setara dengan Siwon?? Hooorraayy!!

“Jin—jinjjayo, Komandan? Saya, setara dengan Choi Siwon?”

“Choi Siwon, dia juga naik pangkat menjadi Ajun Komisaris, sih.” Jawab komandanku enteng. DANG!! Tetep aja kalah… T.T

Tapi nggak apa-apa, yang penting aku betul-betul naik pangkat! Maka pasca menutup telepon, dengan berlari aku pun langsung menuju ruang tamu dimana keluarga besar dari kedua belah pihak sudah menunggu. Dan Shinmi… wah, aku bahkan tidak perlu sampai mencari-cari lagi, karena ia bersinar! Betul, aku sampai harus mengusap-usap mata demi menghilangkan silau yang kurasakan karena kecantikannya *lebay*. Tapi sungguh, Shinmi-ku memang sudah dasarnya cantik, tapi belum pernah aku melihatnya secantik ini. Make-up memang betul-betul ajaib… Yang biasa-biasa saja pun bisa berubah menjadi luar biasa, apalagi yang memang sudah luar biasa dari sananya? Aku jadi makin mantap untuk melaksanakan sumpah ini.

“Annyeonghaseyo…” Shinmi menyapaku sambil membungkuk saat aku sudah berjalan ke arah keluarganya yang juga sudah membaur dengan anggota keluarga kami di standing party ini.

“Heh, kamu kira ini pesta perjodohan, apa? Pakai bungkuk-bungkuk segala.” Omelku bercanda seraya memeluk dan mengecup keningnya ringan. Ia hanya tertawa kecil sebelum menggamit lengan yang juga kutawarkan untuknya barusan. (PAUSE! dulu: entah kenapa disini saya ngebayanginnya Shinmi pake kebaya, kebaya pink-marun, lebih tepatnya *sumpah ini author geje banget :p* dan Donghae batik lengan panjang… hahaha #lupakan)

“Eomoni, aboji, annyeonghaseyo.” Sapaku sambil membungkuk pada kedua orangtuanya, dan mengangguk hormat sekilas seraya tersenyum pada anggota keluarganya yang lain. Dan… Shoot, shoot shoot~! Satu per satu para wanita keluarga Shinmi pun mulai limbung karenanya. Wah aku lupa dengan efek ini, sumpah aku sama sekali nggak bermaksud lho. Kkk~ #PLAKK

“Yeoreobun, annyeonghasyeosseoyo. (Selamat siang, para hadirin.)” tiba-tiba suara renyah Teuki hyung sudah terdengar saja dari standing mike yang diletakkan di tengah ruang tamu yang sudah disulap jadi ballroom ini. (author: dimana dan kapan saja selalu Teuki jadi MC ya -.-). Mendengarnya, aku pun buru-buru meminta izin meninggalkan Shinmi sebentar dan segera menghampiri bos event organizer itu. “Selamat datang di acara pertunangan Lee Donghae dan Lee Shinmi. Saya Park Jungsoo—ah, apa?” tanyanya seraya menjauhkan mic begitu aku menepuk pundaknya. Aku pun buru-buru membisikkan sesuatu padanya. Teuki hyung awalnya merespon kaget, tapi begitu aku mengangguk pasti, ia pun ikut mengangguk dan kembali melanjutkan opening-nya. “Baiklah, maaf atas gangguan dari ‘empunya’ acara tadi,” ulangnya yang langsung disambut tawa para hadirin. “…yak, beliau ternyata ingin menyampaikan sesuatu. Baiklah, langsung saja, Donghae-ssi.”

PLOK PLOK PLOK~

Tepuk tangan bergemuruh seiring aku yang buru-buru menggandeng tangan Shinmi menuju standing mike itu. Ia tampak kebingungan, karena di acara yang kami susun bareng-bareng dengan EO-nya noona dan hyung, mana ada acara ‘sambutan oleh Donghae dan Shinmi’ di awal acara, yang namanya bintang utama kan munculnya selalu belakangan… (author: heh?)

“Annyeonghaseyo, yeoreobun.” Sapaku seraya membungkuk hormat. Di sebelahku, Shinmi yang clueless hanya mengikuti saja. Ya ampun, muka bingungnya itu lho, imut sekali >< “Emm… singkat saja, sebetulnya saya disini hanya ingin mengoreksi judul dan maksud dari acara ini. Ah, baiklah… fuhh,” aku menghela napas sebentar, deg-degan luar biasa. “…dengan ini, saya ingin mengganti acara pertunangan ini menjadi acara lamaran. Melalui acara ini, saya bukan hanya ingin mengikat Shinmi dalam sebuah pertunangan, tapi dalam sebuah… pernikahan. Shinmi, narang kyeorhon haejullae? (Shinmi, maukah kamu menikah denganku?)”

Sudah kubilang aku serius kan? 🙂

 

Epilog END

Yak, dengan ini… berakhir pulalah series terpanjang dalam hidup saya ini, saya bahkan sampai kepikiran buat ngeganti nama2nya trus dikirim ke penerbit novel loh kkkk~

makasi buat yang selama ini dukung! saya lagi bikin ff di luar series nih, bintangnya jaejoong, ditunggu juga ya^^ *bow*

Advertisements
 
27 Comments

Posted by on May 9, 2011 in Super Junior, [THE SERIES]

 

Tags: ,

27 responses to “[THE SERIES] DON’T CALL ME OPPA – Epilog

  1. babyhae

    May 9, 2011 at 2:35 pm

    whooaaa….saya datang,,cepatnya yang epilog..kayaknya lagi mood dan banjir ide nih Lola wkwkwk…*kasih tissue buat lap keringat XD*

    Donghae,,,bahkan pacar di depan mata, masih ya sempet tebar pesona?? ckckckck

    Lola,,itu Jo Kwon muncul lagi?? bwahahahah…suara cempreng dan sangat gak rela amat kasih ucapan selamat kenaikan pangkat XDD. Gile track record si Ikan..melamun sama tebar pesona doang? *astaga, gak sanggup nahan ketawa*

    Itu si Appa sampe gerah, Donghae peluk2 sambil nangis wkwk….

    Dan ngomong-ngomong, ngomongin *halah* Shinmi pake kebaya….wkwkwk…Lola jadi mengingatkan saya 2 minggu lalu pake kebaya. wisuda benar-benar menyiksa. wkwk

    gyaaa!!! seneng deh Happy ending setelah begitu banyak cobaan *apa deh ini*. Lola, jeongmal gomawo sudah bikin cerita yang bagus banget..sampe ikutan khawatir, seneng, sedih, bahkan nyengir geje wkwkwk

    Selanjutnya Jaejoong? asyikk…nungguin ah^^

    P.S. Maafkan komen saya yang macam kereta api ini *bow*

     
    • lolita309

      May 9, 2011 at 3:57 pm

      huahaha, iya nih kkk~ *ambil tisu-nya, lap keringet, lempar lagi (loh?)*

      iya dong muncul lagi… untung reader saya nggak ada yg ngeh ttg pangkat2an itu ya~ itu saya salah lho, untung sempet searching2 dan berhasil memperbaiki kesalahan biarpun mendekati akhir2 hehe XD

      yeeyy, itu nggak beneran pake kebaya loh… bayangan saya aja itu…. hahaha. tapi pake kebaya tuh nyenengin bukannya? saya sukaaaa banget waktu jaman wisuda SMA dulu. pake kebaya berasa anggun gimana gt hehe^^

      sama2 sayaaang~ selalu, makasi yaa uda baca^^

       
      • babyhae

        May 9, 2011 at 4:24 pm

        *langsung kasih ting sampah buat tissue itu* wkwkwk

        ahaha…masa sih salah? untung dibenerin dulu *walaupun nggak dibenerin juga kayaknya nggak banyak yang ngeh #plakk*

        ahaha…pake kebaya itu anggun, tapi gatellll *ketauan gak pernah pake* ahahaha. aduh, saya gak teliti baca itu bayangan Lola,,keloncatan XD

         
  2. megumiTM

    May 9, 2011 at 4:07 pm

    Heeeeeeeee~~~ *speechless*
    Hatiku masih belum bisa menerima jokwon sebagai komandan disini entah kenapa (?) -___-

    Seperti biasa, daebak eonni~~
    Kalo aku malah ngebayangin mereka pake baju pengantin, padahal baru lamaran ceritanya -__-a

    Kalo mau dijadiin novel, tunggu ceritanya bener” selesai baru deh digabung” terus jadilah~ (?)

    ~(˘▿˘~) ~(˘▿˘)~ (~˘▿˘)~ <– intermezo(?)

    Ming-oppa kasian gak punya pacar, sama aku aja yuk? *kedip" mata*
    *tarik sungmin terus langsung kabur*

     
    • lolita309

      May 11, 2011 at 11:50 am

      huahaha, saya juga awalnya ga rela, tapi ga ada nama laen gmn dong? kkkk~

      weh, kalo tunggu ceritanya selesai, lama banget kali -.- haha

      heiiitt, kamu katanya mau sama kibum? #PLAKK

       
  3. Oepieck

    May 9, 2011 at 7:14 pm

    A a a a a a a a a a a ~
    epilognya ajeb bener!

    ah~ ternyata aku emang kangen ama keharmonisan keluarga park. lagi” si siwon jadi bisu di sini, kwkwkwk~
    donghae tebar pesonanya kumat!!! XDD tapi gpp, cira khas seorang donghae, kekeke~
    Eunhyuk q akhirnya keluar! nyinggung” pernikahan pula, coba kalo kenyataan… #PLAKK!! “yang satu umurnya yang masih bocah, yang satu lagi, mentalnya masih bocah” —> kwkwkwkwkwk XD
    Aku beneran bayangin shinmi pake kebaya ama donghae pake batik lengan panjang… hahaha

    hwa~ epilog daebak!!! 😀
    oh iya, selamat buat babyhae yang akhirnya bisa bersatu dengan donghae! chukkahamnida! ^^

     
    • lolita309

      May 11, 2011 at 1:07 pm

      disini ga bisu2 awat kok siwonnya hahaha

      hahaha, seperti saya bayangan random saya ttg kebaya itu mempengaruhi pembaca ya haha -___-

      gomawo sayang^^ (loh, padahal yg diselametin babyhae :p)

       
      • Oepieck

        May 11, 2011 at 6:50 pm

        kwkwkw~ sama-sama onnie ^^

         
  4. wiehj

    May 9, 2011 at 9:02 pm

    akhirnyaaa saya baca dan komen jga disini stlah hri yg panjang dan penuh dg uts ~(^v^)~~(^v^)~
    hahhahaha, mindset nya hae bner2 lucuu.. fleksibel dan simple bgtt sptinya dy..
    gag sabar pengen cepet nikah am shinmi yh oppa??ampe stla dpet tlpon soal kenaikan jabatan lgsg dilamar si shinmi ntuu.. hhahahah
    weh bocah???klu gt saya jg masi bocah dun *scrablum20yo* tpi saya suda dilamar am yunho oppa #loh #gaknyambung hahahahahaha
    ini bkan ending dr the series scra ksluruhan kan yh cingu??masi ad crta the series laen nya kan?? n_n
    ditunggu lohh kelanjutan the series laennya , project new ff nya jugaaa 🙂

     
    • lolita309

      May 11, 2011 at 1:10 pm

      saya juga masih bocaaaah~ (19 tahun wkwkw :p)

      bukan kok, ceritanya mah masiiii banyaaak deh^^

      iyaaa, makasi yaaa sayang~ 😀

       
  5. GDictator710

    May 10, 2011 at 12:23 am

    Hua tmben cpt bgt la! ! ! Jokwon gpn it mah! ! ! G tau knp,aq g rela hae ama shinmi? #ditabokbabyhae

     
    • lolita309

      May 11, 2011 at 1:11 pm

      huahahaha, ga ikutan aaahh… KABUR~

      XD

       
  6. Zarararakuda

    May 10, 2011 at 2:24 pm

    Abis ujian lgsg bc ff haha.
    Hae ganjennya ga nahan ye!sumpah sok ganteng!(emang ganteng) epilognya ekspres niye! #kedip brg hae

     
    • lolita309

      May 11, 2011 at 1:14 pm

      hahaha, gitu kan dilemanya~ masu bilang sok ganteng, apa daya emang ganteng hahaha XD

      makasi uda baca sayang^^

       
  7. chrisnagustyani

    May 10, 2011 at 7:42 pm

    udah baca dari kemaren, tapi komennya hari ini aja ya, kemaren malas komen lewat hape soalnya ahahaha

    tumben nyah banyak publish ff, lagi mood nulis ya nyah? ff saya dong nyah *cringcring* 😛
    ahh,, epilognya kurang tuh, kuraaannngggg!!!!!
    pengennya ampe HaeMi nikah, punya anak ampe punya cucu! hahahahah #ditaboknyonyah

    Donghae, masih aja sempat tebar pesona sama calon ipar-ipar jauh, capcay deh =_=”

     
    • lolita309

      May 11, 2011 at 1:15 pm

      iyaa, ff kamu lagi ditulis kok, tapi jadi antagonis dulu gpp yak kkk~

      makasi sayang uda baca, biar komennya telat yg penting komen kalo disini mah…. hohoho XD

       
      • chrisnagustyani

        May 15, 2011 at 2:43 am

        hahahah tak apalah, saya sekarang lagi pengen jadi sadis!! *efekbelahkodokkemaren* hahahahah

        ya ampun ini saya juga telat lagi balasnya ahahahaha

         
  8. megumiTM

    May 11, 2011 at 1:58 pm

    Maunya sungmin sama kibum eonni XD
    *evil laugh*
    Eh nggak kok, aku kan selalu setia sama kibum~ hohoho~
    #abaikansaja

     
  9. Iwang~

    May 11, 2011 at 7:24 pm

    huwa~
    bru komen..
    hehe..wah publishnya cpet eung..
    kekeke~
    ditunggu novelnya kalo jdi… didukung XD
    ngbayangin nama2 anak suju kalo nama indonesianya jadi apa y..hhe

    apa lagi ya… ff drimu mah slalu daebak..
    ga taw hrus komen apa lagi jdinya..
    pokoknya ditunggu karya2 selanjutnya..=DD

     
    • lolita309

      May 12, 2011 at 9:19 am

      hahaha~ gomawo^^
      entahlah…. (padahal udah bikin sih dulu nama2 indonya kkk~)

      reader pada suka ga yaa..? jadi:

      teuki = indra (heeeh? :p)

      ryeowook = dio

      kibum = ridho

      kangin = sena

      donghae = fito (?)

      yesung = fadil (?)

      siwon = hafidz (makin ga jelas ini kkkk~)

      hahaha, sekian, baru itu aja soalnya. sebenernya ini karakter cerpen aku yang diubah jadi ff ttg kibum yg judulnya “jeongmal gamsahamnida, our world most quiet man”. ada dsini juga ko. hohoho~ indonesia banget yak nama2nya :p

      dbsk juga ada lhoo~

      yoochun = niki

      changmin = dio (lagi? :p)

      jaejoong = JJ (yee, ini mah ga ngerubah kkk~)

      yunho = bimo (kalo ga salah inget)

      junsu = arga

      heehh? XD

       
  10. Carrie Cho

    May 13, 2011 at 10:02 pm

    sumpaaaah deh ini, kelakukannya Aiden kadang unyuu kadang-kadang malu-maluin /plaaak
    xDDD
    kebayang deh itu ekspresi ayahnya waktu Aiden meluk beliau ngga kontrol xdd apalagi yang waktu Siwon ngangguk-angguk pasrah yang tentang Yora belanjaaa itu :99999

    Xdd
    emang sih aku juga ngebayanginnya, Shinmi Donghae waktu lamaran pakai kebaya pink, rok batik yang ketat itu (?) rambut disanggul sedangkan Donghae pake baju batik lengan panjang begitu -_____- xDDD

    si tetua /plak aka Teukie emang selalu didaulat jadi MC dimana-mana ckckck.
    eh seriusan ini mau dikirim ke penerbit? whoooaaa, semoga di accept ya, kak. kalau boleh usul sih nama-namanya pakai nama barat SJ juga ngga apa-apa sih kalau menurutku.

    Teuk : Dennis.
    Siwon: Andrew
    Donghae: Aiden.
    Hyukjae: Spencer, dll (kalau Spencer ganti kayaknya habis namanya Amerika abiiis hahaha

     
    • lolita309

      May 14, 2011 at 1:32 am

      ya kaaaan? aku juga ngebayangin itu, efek nulis setelah hari sebelumnya nonton berita lamaran mas ibas yudhoyono-aliya rajasa (?) -_____- #PLAKK

      hahaha, becanda kok itu, aku juga masih ragu mau ngirimin, abis kalo jadi novel jg masih kependekan ._.

      oh iyaaa bener, iyaa yang kebangetan baratnya (spencer, jerome) baru deh diganti, SIP!! ^^

       
  11. asihkpop

    August 18, 2011 at 2:46 pm

    aku udah baca sampai akhir,,,
    hehehehe abisnya author ngpostnya di ff indo,,
    disitu baru part 2,,
    Tapi hatiku gak penasaran lagi setelah liat endingny,,,
    Tapi masih penasaran,,sama tripple’s yg musuhan sama keluarganya saera,,,
    tlg dipost di ff indo ya thor,,,
    Soalnya sering nangkring disana..
    Ff disini banyak belum ditranslate ke indonesia,,
    Jiwa nasionalisme saya gak bisa dilepas makanya susah ngartiin dlm bhasa english#plaaaaaak*padahal emak kagak ngarti bahasa bulee sono..

     
    • lolita309

      August 18, 2011 at 10:00 pm

      hahahaha ga sabar yaaa??^^

      tentang itu udah pernah di post disana kok, cari aja Lee Triplets VS Kim Boys. tapi belum selesai (disini juga belum soalnya) 🙂

      ejiaaaahhhh~ jangan ngaku gitu ah huahahaha #PLAK. :p

      iyaaa makasi yaa sarannya, nanti aku sering2 update disitu deh. sipp, makasi yaaa uda mampir baca disini^^

       
  12. momonjaa

    September 18, 2011 at 11:32 am

    disini ternyata udah selesai yah drpd yang di ffindo..
    heheee.. aku baru baca semua tapi baru komen disini.. mian 😀

    disini donghae tuh karakternya lebay tapi ngocol yah..
    suka bgt sama gaya keluarga kaya ginii.. dkt satu sama lain..
    daaaaannnn akhirnya donghae bisa serius di akhir heheee.. horeeeee.. 😀

     
    • lolita309

      November 1, 2011 at 8:49 pm

      annyeong~~~ iyaa dong, disini mah selalu terdepan (?) #apadeh :p

      iyaaa gapapa kok sayang, kamu komen aja aku udah seneeeeng bgt. makasi ya^^

      hahaha iya, grup lawak banget pokoknya eunhae itu…. tapi akhirnya bisa serius di akhir ya^^

      oiaaaa, makasi lagi uda baca sayang^^

       
  13. raz890629

    September 29, 2011 at 8:41 am

    DAEBAK!
    ikutan terharu pas my chagi ngelamar shinmi.
    pengen banget jadi shinmi ><

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: