RSS

[THE SERIES/SPECIAL] NAE IREUMEUN JO KYUHYUN-SIDESTORY

14 Dec

“Butler Cha, tolong panggil nona dan tuanmu di atas, suruh mereka turun makan.” Pinta Jo Taewang yang langsung dijawab bungkukan sang butler.

***

NAE IREUMEUN JO KYUHYUN-SIDESTORY

WHEN FLOWER THREE (F3) TRANSFORMS INTO ‘DEVILS’

Written by: Lolita Choi (@lolita309)

Starring: DBSK Junsu, Yoochun, Changmin


 

Di kamar Dambi,

“Nona, Tuan, Tuan Besar meminta Anda turun ke ruang makan.” Panggil Butler Cha, pengurus rumah tangga keluarga Dambi sambil mengetuk pintu kamar nonanya itu berirama.

“Dambi-ya, itu ayahmu panggil…”

“Kalian aja turun, aku ga laper.” Jawab Dambi lesu.

“Yakin ga mau turun?” Koor para namja sambil cengengesan. “Urusan bikin kapok orang, kalian tau kan itu spesialisasi siapa? Hehehe.” Lanjut mereka sambil ber-tos ria—Yoochun nge-wink, lebih tepatnya.

Mata Dambi, Saehyun, dan Minji membulat. Apalagi rencana para member F3 Daehan High ini?

Plan A:

“Kamu! Iya kamu, sini!” Panggil Yoochun pada salah satu pelayan rumah Dambi yang akan mengantarkan kopi ke ruang makan.

“Ya, Tuan?”

“Ini buat kamu,” kata Yoochun sambil menyisipkan selembar 10 ribu won ke saku pelayan itu. “…kamu liat tamunya Tuan Besar? Tumpahin kopi yang kamu bawa itu ke dia. Terserah mau ke baju kek, celana, mukanya juga boleh. Oke?”

“Tap—Tapi kata Butler Cha dari Tuan Besar, itu Tuan Muda yang baru, Tuan…”

“Mau saya bikin mati suri, kamu?”

Pelayan tadi langsung menelan ludah, “I… Iya Tuan, laksanakan, Tuan.” Katanya takut-takut sambil berlalu.

PRANG!!

“Ouch, panaas!!” Terdengar bunyi pecahan keramik dan lolongan kesakitan seseorang. Junsu, Changmin dan Yoochun ber-yes dan tos ria. Yoochun buru-buru mem-BBM Saehyun:

Plan A secured, Pangeran Kodok mendapatkan hadiahnya (y)

“Ready? Kita ke TKP selanjutnya.” Ajak Junsu yang langsung disambut cengiran iblis kawan-kawannya.

 

 

Plan B:

Mereka menuju ke kotak obat rumah itu buru-buru begitu sang tuan rumah, Jo Taewang sudah berteriak agar pelayan ‘ceroboh’ tadi segera mengambilkan obat untuk Kyuhyun. Junsu mengambil salep luka bakar yang ada di kotak tersebut dan menggantinya dengan sebuah salep tanpa merk yang sudah ia tulisi ‘UNTUK LUKA BAKAR’.

“Apaan tuh isinya?” Tanya Changmin penasaran.

“Balsem otot yang biasa aku pakai kalau kram abis main bola.” Jawab Junsu santai.

“Panas?” Tanya Yoochun.

Junsu ketawa setan, “Menurut kalian?” Tanyanya balik yang langsung dibalas seringai iblis pula oleh Changmin dan Yoochun. Kekeke~

“Eh, eh, ayo kabur!” Peringat Changmin begitu mendengar derap kaki mendekat. Mereka pun segera pergi menyelamatkan diri ke balik tangga, biar sekalian bisa nguping dan kalau berhasil bisa langsung ke kamar Dambi juga gitu maksudnya. Dan…

“Panas, panas!! Aaww, ini panas sekali, sakit…!” lagi-lagi teriakan seorang pria muda terdengar. ‘Setan-setan’ kaya itu makin terpingkal-pingkal tanpa suara dan langsung berjingkat naik kembali ke kamar Dambi. Rencana mereka semua sukses besar!!

“Gimana, gimana? Kalian cuma bilang ‘Plan A’, ‘Plan A’, tapi kami bahkan ga tau apa yang kalian kerjakan.” Minji yang tak kalah jail langsung memburu ketiga temannya yang baru memasuki kamar Dambi, penasaran banget!

“Kasih tau ga yaaa~” jawab tiga cowok itu serentak, jengkelin. Saehyun si wakil leader menjitak kepala mereka satu-satu. “Aw! Iya-iya, SUKSES BESAR!” Junsu membuat tanda V dengan jarinya.

“Emang kalian ngapain aja? Ga parah banget kan?” Tanya Dambi sedikit khawatir.

“Hayoo, mulai simpatik nih yee sama calon oppa baru…” Goda Yoochun si pimpinan geng setan.

Dambi menunduk sambil menggeleng cepat, “Engga kok, engga. Hati-hati ketauan appaku aja…”

“Oh iya ya! Wah gawat, appamu kan anggota dewan, kalau ketauan kita bakal dilaporin polisi ga ya? Leader, gimana ini??” Changmin langsung panik.

“Bocah ini telminya ga ilang-ilang ya~” Minji menoyor jidat Changmin kesal.

“HEH! Umur kita sama tauk!” Ledak cowok itu.

“Tapi kapasitas otak kita MANHI DAREUN, algoisseo (beda banget, tau)??” Bentak Minji balik. “Ga mungkin lah Taewang ahjussi laporin kita ke polisi, dihukum ga boleh main sama Dambi beberapa waktu sih mungkin. Itupun kalau dia tau tentang ini, dan itu semua tergantung kerapihan kalian ngerjain si ‘Pangeran Kodok’, babo~”

“Ya udah mau turun kapan, deh?” Saehyun mulai ga sabar ngeliatin tingkah polah 2 anggota-nyaris-bungsu ini (secara maknaenya Dambi).

“Yuk ah, sekarang aja.” Putus sang leader.

Mereka pun keluar dari kamar Dambi dan menuruni tangga sambil bercanda-ria. Menghina-dina calon oppa Dambi yang wajahnya belum mereka ketahui, lebih tepatnya. Tapi justru itu,

“Kata aku nih ya, oppamu tuh gendut, kacamataan, klimis, uh, anggota dewan banget deh. Kata appamu dia cinta politik kan? Pasti deh.” Tebak Yoochun sambil cekikikan.

“Iih, appaku anggota dewan tapi ga gendut dan klimis tuh.” Dambi menjulurkan lidahnya. Wee, :p

“Kalau menurut penerawangan aku nih ya,” Minji mulai sok Mama Lauren. “oppamu tuh lusuh, ga terawat, rambut acak-acakan, busung lapar, tipe yatim-piatu yang pinter karena belajar di luar kelas sambil ngintip-ngintip kayak di iklan-iklan layanan masyarakat itu loh… Hiks makanya appamu kasian…” Ujar Minji sambil sok-sok nangis tapi smirking.

“Minji, aahhh…!” Dambi manyun diledekin teman-teman se-gengnya sejak TK itu. Tapi mereka semua malah balik menertawakan keparnoan sang maknae. Kikiki~

“Eh, udah, udah, pasang muka inosen.” Suruh si ‘Ibu Peri’ (?) Saehyun begitu mereka nyaris sampai di dasar tangga. Dambi pun merapikan dress dan rambutnya, dan berjalan menuju ayahnya yang sedang mengerumuni satu kursi di meja makan bersama dengan pengurus rumah tangga dan satu pelayannya. Itu pasti kursi sang kakak.

“Appa, ada apa?” Tanyanya manis. Ia semakin mendekat, penasaran juga apa yang udah dilakuin si F3 buat kakak barunya itu. “Apa itu oppaku? Oppaku kenapa?” Tanyanya lagi, palsu banget khawatirnya deh pokoknya (udah ketularan virus setan CYJ).

Dambi pun perlahan menyeruak kerumunan ayah dan karyawan-karyawan rumahnya itu. Dan akhirnya… ia melihat sang kakak, biarpun belum wajahnya karena ia sedang sibuk meniup-niup luka di lengannya dibantu kipasan sang butler. Tapi sepertinya oke juga… tidak seperti ‘terawangan’ teman-temannya lah. Ia cukup tinggi, mungkin kalau berdiri sekitar 180 cm, biarpun agak kurus tapi ga busung lapar seperti yang dibilang Minji (yah dia mah emang lebay, si Dambi pake acara percaya segala -__-), dan dia putih sekali. Hei, tapi kamu belum lihat mukanya, Dambi! Dambi langsung menggeleng cepat untuk menghilangkan rasa simpatiknya yang sudah mulai tumbuh lagi untuk sang kakak.

“Annyeonghaseyo,” sapa Dambi, artifisial lagi. Dan akhirnya sang kakak menoleh. “Dambi imni—Kyu oppa??” Teriaknya begitu melihat wajah sang kakak, yang ternyata… tutor privat yang ia kagumi…

“Kyu opp—MWORAGO??” teman-temannya langsung merespon kaget. HEHHHHH? Apa dunia memang sesempit ini??

“Ka—kalian? Kalian ngapain disini??” tanya Kyuhyun ikutan kaget.

“KYU?? Kamu ngap—omo, omo, jangan bilang kamu oppanya Dambi!” Tebak Changmin yang langsung diikuti tampang shock kawan-kawannya. Jadi daritadi mereka ngerjain orang yang seharusnya mereka hormati, penuntun mereka ke jalan yang benar ini?? *lebay* GAWAT!

“Lho, kalian saling kenal?” Tanya Jo Taewang-ssi bingung.

“Appa pasti belum membuka berkas-berkas temanku yang aku kasih tadi pagi kan? Bukalah.” Kata Dambi sambil menggigit bibir bawahnya, masih stress, memikirkan bukan hanya apa yang akan terjadi bila sang ayah tau ‘kriminil’ di balik insiden ini, karena kakak barunya ini pasti akan lebih menyeramkan dari sang ayah jika ia juga tahu—karena jika F3 saja sudah dibilang ‘setan’, maka Kyuhyun adalah ‘iblis’, julukannya di warnet tempatnya kerja saja EvilKyu, makanya satu geng ini (selain karena rasa hormat) pun jadi takluk pada Kyuhyun. Teman-temannya bahkan sudah sikut-sikutan di belakang. Eottokhae??

“Ne, waeyo? Kamu tidak suka dia, Dambi? Bagaimana dengan kalian? Yoochun, Junsu, Saehyun, Minji, Changmin?” tanya Jo Taewang lagi.

“Ani, animnida, appa. Kalau dia, aku mau sekali ia jadi oppaku! Ya.” Dambi akhirnya memaksa tersenyum—karena masih bimbang haruskah mereka mengatakan yang sebenarnya? Kalau masalah Kyuhyun, dia memang betul-betul senang ia menjadi kakaknya kok, ini bahkan lebih baik dari keinginannya yang hanya ingin membantu menyekolahkan namja itu.

“Geu—Geureom, mari kita rayakan, terlahirnya Kyuhyun yang baru, JO KYUHYUN!!” Teriak Junsu, agak gagap di awal. Dambi pun menoleh ke arah kawan-kawannya yang disambut gelengan satu geng itu. Ia mengangguk pelan. Sudah diputuskan, mereka akan membawa rahasia ini sampai mati sepertinya. #lebay

 

Side Story – END

Advertisements
 
6 Comments

Posted by on December 14, 2010 in DBSK, Super Junior, [SPECIAL], [THE SERIES]

 

Tags: , , , , , ,

6 responses to “[THE SERIES/SPECIAL] NAE IREUMEUN JO KYUHYUN-SIDESTORY

  1. zararararakuda

    December 14, 2010 at 8:48 pm

    i am coming~ oh yang ngerjain kyu seobang si CYJ yah?! +tabokin CYJ+ haha ternyata gini awalnya kesialan seobang…. KEREN BANGET,ONNI! semua ffmu keren ih =.=

     
    • lolita309

      December 15, 2010 at 8:44 am

      welcome~ (loh?)

      haha, iyaa sayaang, kerjaan mereka tuh, biang kerok dasar -.-

      hehe, gomawo sayang^^ kamu nulis juga dong^^

       
  2. oepieck

    December 15, 2010 at 1:53 am

    Kekeke~ geli geli.
    Tu orang bertiga emank dasar setan,
    kasian Kyuhyun…

    Semangat ya onnie, nglanjutin the series! ^^

     
  3. ReDe

    May 27, 2011 at 9:49 pm

    kereeeennnn…. trio setan emang kereeennn…hoahahahahaha *voldeMin’s laugh XD*
    kacian kyuppa…wkwkwkwk…
    tpi 3 setan itu emang mantapp wkwkwkwk,
    okee, aq juga ikut mbawa rahasia kriminal itu sampai mati! *apaan sih??* *bletaakk* *dijitak lolita onnie XP*

     
    • lolita309

      May 28, 2011 at 11:21 pm

      muhahaha, voldeMin? XD

      panggil aku lola aja sayang^^

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: