RSS

PLAYER

28 Apr

PLAYER

by: Lolita Choi

Starring: DBSK Yoochun

 dbsk-endorsement-pix-lei002

Sudah banyak korban cinta Yoochun berjatuhan baik di SM Entertainment maupun di luar sana. Hobinya flirting sana-sini memang sudah terkenal dimana-mana, bahkan di infotainment. Tapi tetap saja masih banyak wanita yang akhirnya jatuh ke pelukannya untuk dicampakkan. Agak aneh, mengingat sebagai idola, apalagi sebesar DBSK, mereka seharusnya menjaga citra, tetapi perusahaan tidak melakukan apa-apa untuk menghentikan kebiasaan Yoochun dan menyuruhnya menjaga citra. Karena SME punya perhitungan sendiri, dan itu khusus untuk Yoochun, yang mereka yakin tidak akan berhubungan serius untuk saat ini…

“Yunho Hyung, Yoochun Hyung kemaren ganti pacar lagi…” Junsu ngambek sambil mengadukan kelakuan kakak seperguruannya itu ke sang leader.

“Trus?”

“Kok kita ga boleh pacaran? Curang curang curang!”

“Kata siapa ga boleh?” Yunho akhirnya menoleh dari korannya.

“Iya tapi ga boleh serius… Huh!” cibir Junsu.

“Nah, itu tau aturannya… Lagian emang kamu mau serius sama siapa sih? Hayo…” ledek Yunho. Junsu blushing.

Ting tong!”

“Ada tamu, aku bukain ya!” Junsu menawarkan diri sekalian kabur dari pertanyaan leader-nya itu. Ia membuka pintu. “Yoochun Hyung! Dari mana aja sih semaleman ga pulang… eh…” Junsu menahan pertanyaannya karena melihat seorang gadis cantik berdiri anggun di belakang Yoochun.

Yoochun masuk dan mempersilakan tamunya masuk juga. Menyadari ada tamu, Yunho bangkit dari sofa untuk menyambutnya. Yoochun memperkenalkan gadis yang diakui pacarnya itu kepada Yunho dan Junsu.

“Ini Lee Seungmi. Seungmi, ini Yunho dan Junsu.”

“Lee Seungmi imnida, mannaseo ban-gabseubnida.” ucapnya sambil menunduk anggun.

“Jung Yunho imnida.” Yunho membalas dengan menunduk juga. Dan Junsu yang terbiasa dengan tingkah liar sesama pria di apartemen itu tanpa pernah bertemu wanita dengan such-a-manner seperti Seungmi, hanya bisa menundukkan kepala juga.

“Jaejoongie dan Changminnie mana?” tanya Yoochun setelah mereka semua duduk di sofa. Yunho terdiam, sepertinya dia pernah tau gadis ini… Ia memandangi Seungmi yang duduk dengan anggun, kakinya disilangkan. Ia memakai rok renda berlapis sepanjang lutut. Tangannya diletakkan diatas lututnya dengan manis.

“Oh, mereka ada schedule pemotretan majalah pagi-pagi banget tadi. Hyung dan Seungmi-ah udah sarapan? Jaejoongie Hyung tadi masih sempet nyiapin sarapan…” kata Junsu.

“Udah kok. Tadi mampir di kafe 24 jam. Ini juga mau langsung, cuma mau ambil jaket sama beberapa baju ganti… Hyung, aku izin ga pulang lagi ya malam ini?” izin Yoochun pada Yunho.

Yunho hanya menaikkan pundaknya. “Besok kita ada jadwal lho.”

“Iya, jam 8 pagi kan? Tenang aja, Seungmi itu time organizer terbaik yang pernah aku punya.” puji Yoochun sambil mencium rambut Seungmi. Aneh, Seungmi tetap terlihat anggun—jauh dari kesan murahan—bahkan ketika Yoochun mengatakan hal tersebut.

Ketika sedang berganti pakaian dan menyiapkan pakaian ganti untuk besok, Yoochun didatangi Yunho di kamarnya.

“Seungmi bukan gadis biasa.”

“Oh ya? Aku ga pernah perhatiin. You think so, huh, Hyung?” jawab Yoochun asal. “Aku ketemu dia di kantor (mereka menyebut SM Entertainment sebagai kantor), dan dia cantik banget. That’s it.” lanjutnya sambil tersenyum.

“Di kantor?”

“Hm. Tenang aja Hyung, ini bakal seperti yang sebelum-sebelumnya kok. Promise.

***

Hari itu Yoochun datang ke SME dengan wajah masam. “U-Know what,” katanya sambil melirik Yunho alias U-Know. Ia terbiasa menggunakan kalimat itu semenjak Yunho memakai nama panggung U-Know. Sekalian meledek yang sekarang sudah jadi kalimat sehari-hari.

What?” tanya kawan-kawan se-grupnya.

“Seungmi itu putrinya Mr. Lee—” kata Yoochun.

“Ya iyalah…” protes si bungsu Changmin yang sudah pernah bertemu Seungmi di lain hari, namanya aja Lee Seungmi!

“—the one and only super powerful big boss Mr. Lee Soo Man.” Lanjut Yoochun. Seketika semua orang menahan napas.

“OMO!” teriak Changmin. “Itu artinya bagus apa malah buruk ya Hyung?”

I’ve told ya.” kata Yunho.

“Seungmi tuh yang mana sih?” tanya Jaejoong. Dia ga ada waktu ngingetin semua pacar-pacar Yoochun.

Yoochun menghela napas berat, “Kalau kalian tanya aku, itu BURUK.” jawabnya. “Mr. Lee sangat sayang sama putrinya. Apalagi Seungmi—“

“Annyeonghaseyo…” sapa sebuah suara wanita yang sangat indah, merdu tapi terkesan strong. Seungmi! Seungmi membungkuk dengan sopan. Anggun sekali.

“An-Annyeonghaseyo…” jawab DBSK berbarengan.

“Oppa, nanti selesai jam berapa?” tanya Seungmi pada Yoochun.

“Sekitar jam 3. Kenapa sayang?”

“Ga ada apa-apa lagi kan? Temenin aku belanja yuk.” Ajak Seungmi sambil tersenyum manis. Jaejoong yang baru pertama kali melihat Seungmi sampai blushing sendiri. Cantik banget sih!

Yoochun ragu-ragu menjawabnya, “Umm… sebenernya sih uda janjian mau nge-gym bareng sama mereka…” katanya sambil melirik keempat saudara se-grupnya.

Senyum Seungmi langsung menghilang. Matanya menatap tajam Yoochun. “Oh, oke. Mari kita dengar apa yang akan Appa katakan kalau dia mendengar kamu ga memperlakukan aku dengan baik.” katanya sambil membuka flip HP-nya. Para anggota DBSK yang lain segera memberi isyarat agar Yoochun mengikuti saja kemauan Seungmi, daripada karir mereka terancam?

O, o… sepertinya kali ini petualangan cinta Yoochun tidak akan berjalan mudah.

“Lagian bukannya cari tau dulu sebelum pacaran sih Hyung!” kata Junsu kesal. Kebiasaan sekali sih hyungnya ini asal macarin orang gitu aja!

Malam itu mereka sedang mengadakan rapat internal yang membicarakan Seungmi di apartemen, ketika Yoochun pulang dengan langkah gontai sehabis menemani Seungmi belanja tadi sore. Ia menjatuhkan dirinya di sofa yang empuk. Keliatan capek sekali sepertinya.

“Mana aku tau sih! Biasanya juga lancar-lancar aja!” jawab Yoochun keras. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan. “Aish, nemenin dia belanja lebih capek daripada rekaman dan latihan dance seharian. AARGHH!”

“Chunnie, ini masalah serius. Sepertinya kamu harus menyiapkan banyak energi ekstra buat menghadapi dia. Aku liat dia cukup pintar untuk ga ganggu kamu ketika kita ada kerjaan, tapi begitu kita selesai…” Yunho menggantungkan kalimatnya. Tapi sepertinya semua orang sudah tau apa yang akan dikatakannya.

“Iya aku tau! Makanya tadi siang aku bilang ini buruk, karena ternyata dia memang selalu seperti itu, dia seperti punya dua kepribadian bertolak belakang, yang satu tipikal putri kaya yang anggun, dan satunya lagi tipikal putri manja yang selalu mengancam dengan menggunakan kekuasaan ayahnya atas kita!” jelas Yoochun dengan tampang ngeri. “Aku harus gimana??”

“Putusin lah, mumpung baru seminggu!” usul Changmin.

“Aku putusin dia tanpa alasan dan karir kita hancur.” Jawab Yoochun cepat.

“Cari-cari masalah biar diputusin?” saran Jaejoong.

“Belom sempet jadi masalah dia pasti uda ngadu duluan ke big boss. Ya kan?” Yunho mendahului Yoochun menjawab. Yoochun mengangguk sambil menunjuk Yunho. That’s it.

Apa jalanin aja memang jalan terbaik ya?

***

Sudah 3 bulan berlalu sejak Yoochun berpacaran dengan Seungmi. Ini rekor! Terakhir Yoochun pernah berpacaran ‘serius’, 2 bulan sudah merupakan waktu yang lama. Tapi ternyata Seungmi memang time organizer yang baik. Dia seperti tau ‘batas kekuatan’ kekasihnya, sehingga biarpun dia selalu memaksa kesana-kemari, Yoochun selalu memiliki istirahat yang cukup agar tidak ambruk ketika bekerja esoknya. Seungmi mampu menyenangkan dirinya sendiri sekaligus tidak menghalangi produktivitas Yoochun sebagai ‘aset’ perusahaan, betul-betul putri seorang big boss bertangan dingin, Lee Soo Man.

Kekurangannya hanyalah, Seungmi menguasai hari-hari Yoochun untuk dirinya sendiri, sehingga Yoochun jarang bertemu member DBSK yang lain, bahkan sekalipun mereka tinggal seatap. Seungmi selalu mengajak Yoochun pergi sehabis bekerja, sehingga Yoochun tidak pernah pulang bareng mereka lagi. Dan ketika pulang, mereka biasanya sudah terlelap di alam mimpi.

Tapi akhirnya kesabaran Yoochun terhadap Seungmi habis juga, dan terjadilah pertengkaran yang akan mengubah semuanya…

“Cewe di party Sunny kemarin siapa? Kamu mau mulai coba-coba selingkuh dari aku??”

“Itu temen, for the God’s sake, Seungmi… Kita bahkan cuma ngobrol!” jawab Yoochun dengan nada yang mulai meninggi.

“Tapi kamu ninggalin aku demi ngobrol sama dia!”

“Karena kamu sendiri sibuk ngobrol sama temen-temen sosialita kamu!!”

“Jadi kamu masih nyangkal? Baik, Appa tau yang harus dia lakukan.” Ancam Seungmi sambil mengambil HP-nya dari tas. Yoochun mencegah tangannya dengan marah.

“Terus, lapor appa-mu terus! Kamu pikir aku takut? Grow up, hey, Lee Seungmi! Ini urusan kita, ga ada hubungannya dengan appa-mu maupun karir aku. Aku yakin appa-mu cukup pintar untuk tidak mengaitkan masalah pekerjaan dengan percintaan kanak-kanak putrinya.” Tantang Yoochun.

Seungmi terhenyak. Ini pertama kalinya Yoochun mampu membalas ancamannya. Lagipula, ‘percintaan kanak-kanak’? “Huh, ’percintaan kanak-kanak’? Jadi selama ini kamu menganggap aku sama seperti mainan-mainan kamu sebelumnya?? Tamat karirmu hari ini, Park Yoochun.”

Yoochun terdiam. Sebetulnya dia merasa perasaannya untuk Seungmi ‘beda’ dari perasaannya untuk pacar-pacarnya dahulu… Dia menyayangi Seungmi dengan tulus, hanya saja dia tak tahan dengan sifat kekanak-kanakan Seungmi ini. Andai saja Seungmi bisa berubah, sepertinya Seungmi bisa menjadi pelabuhan terakhirnya…

Seungmi yang sudah siap dengan HP ditangannya juga ikut terdiam. Ia ragu-ragu. Sebetulnya ia juga sangat menyayangi Yoochun. Dia selalu mengancam tidak lain hanya agar Yoochun tidak meninggalkannya. Dia tidak pernah serius mau menelepon ayahnya hanya karena masalah percintaannya sendiri. Lagipula ini bukan tipe masalah yang akan dianggap penting oleh ayahnya sampai-sampai bisa menghancurkan karir grup sebesar DBSK. Ayahnya memang selalu memenangkan pekerjaannya dan tidak pernah dirinya…

“Kenapa? Ga jadi telepon? Aku ga takut kok.” Kata Yoochun. Seungmi terdiam. Pelan-pelan air mata mengalir di pipinya.

“Cukup, cukup!! Kamu tau kan kalo Appa emang ga akan pernah mihak aku! Kamu tau Appa akan selalu memihak orang yang berhubungan dengan pekerjaannya, terutama orang yang mampu menghasilkan keuntungan seperti kamu dan grupmu, bukan aku anaknya sendiri!” tiba-tiba Seungmi berubah histeris.

Yoochun terhenyak. Selama ini dia berpikir Mr. Lee sangat menyayangi Seungmi…

“Aku sayang kamu, aku sayang kamu… Aku ga mau kamu ninggalin aku seperti yang kamu lakuin sama mantan-mantan kamu…” lanjut Seungmi sambil menangis. Yoochun memeluk Seungmi dan membiarkannya menangis di dadanya. “Sekarang kamu uda tau kalo Appa ga akan pernah mihak aku… Aku ga akan punya kekuatan lagi untuk mencegah kamu pergi dari aku…”

Yoochun melepas pelukannya dan menatap Seungmi dengan marah. “Kamu pikir aku ga sayang sama kamu?? Lalu menurutmu buat apa aku bertahan sampai saat ini? Ya, Nona Besar, satu-satunya hal yang memuakkan dari kamu adalah sifat kekanak-kanakanmu ini, selebihnya adalah racun yang bisa mematikan aku kalo aku jauh dari kamu.”  Ujar Yoochun dengan lembut di akhir. Salah satu jurus penakluk wanitanya akhirnya keluar juga.

Seungmi perlahan tersenyum dan mengangkat wajahnya untuk menatap Yoochun. Yoochun membalas tersenyum dan mengecup bibir Seungmi lembut.

“Ngerti? Buang jauh-jauh sifat kekanak-kanakanmu, dan hati ini,” lanjut Yoochun sambil membawa tangan Seungmi ke dadanya. “akan selalu jadi milik kamu.”

“…Sejak itu Seungmi ga pernah ngancem-ngancem dan ngejengkelin lagi deh… Dan kita berdua selalu penuh cinta untuk selamanya…” tutup Yoochun sambil tersenyum lebar ke arah saudara-saudara se-grupnya. Mereka sedang mengobrol santai sore hari itu dan Yoochun dengan bangga menceritakan akhir permasalahannya dengan Seungmi.

Junsu menarik-narik lengan kemeja santai Yunho, “Leader Hyung, itu dia pacarannya serius…”

Yunho menghela napas, anak ini dari kemarin-kemarin ngebahas aturan kantor tentang pacar ini terus sih? “Dia kan pacarannya sama anak bos, pengecualian lah… Kalo kamu mau juga, cari tuh anaknya Mr. Lee yang lain, siapa tau dia punya ‘anak lain’ diluar sana. Hahaha…” jawab Yunho sambil tertawa yang juga disambut tawa member yang lain. Junsu manyun. Yunho menyadarinya, “Ada apa sih ini? Huh, Kim Junsu?”

Junsu ragu-ragu sekaligus malu, “Leader Hyung, umm… aku… Aku mau married!”

“APA??!!”

***

(to be continued to Junsu’s story)

Advertisements
 
9 Comments

Posted by on April 28, 2010 in DBSK

 

Tags: , ,

9 responses to “PLAYER

  1. Marvel

    April 28, 2010 at 1:28 pm

    waaaa..
    pertamax..
    hahaha..
    lanjut, gan!
    :beer:
    keren, lolaaaa..
    ayoo, posting lagi..
    hihi..
    😀

     
    • lolitastories

      April 28, 2010 at 2:06 pm

      yuk marii gan…
      di update terus aja blog-nyaa,
      jangan lupa disebar juga ke temen2,
      trutama yang demen gini-ginian hahaha

      makasi yaaa sudah menjadi pertamax-kuuhh…
      ayo ajak kawan-kawan anda dan raihlah poinnya!
      (berasa MLM XDD)

      LOVEE YAA

       
  2. chaeky

    February 25, 2011 at 3:55 pm

    pasangan tobat #PLAK
    nice onn 🙂

     
    • lolita309

      July 31, 2011 at 8:58 am

      pasangan tobat kkkk~ XD

      makasi sayang^^

       
  3. Lietha

    July 19, 2011 at 8:07 pm

    kayaknya dulu aku pernah baca deh onn. ini udh dipost di FFIndo ato belom? hehehe~
    yah yuchuuun~

     
    • lolita309

      July 31, 2011 at 9:00 am

      tingtong!!!!

      iya ini emang pernah dipost di FFI, waktu jaman masih author ga laku hahaha <– padahal skrg jg masih #PLAK

      haha, kok 'yah yoochun'? :p

      makasi yaaa uda baca^^

       
  4. amelee

    February 15, 2012 at 7:40 pm

    berakhir di jalan kebenaran (?) kkkkk~

     
  5. @sysie14

    February 6, 2013 at 7:55 pm

    author ceritanya simple n enak dbaca.
    bagus bagus..

     
  6. @sysie14

    February 7, 2013 at 1:48 am

    author ceritanya simple n enak dbaca.
    bagus bagus..
    keep writting thor!!

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: